Wednesday, December 1, 2010

Always Be There...

 "If you ask me about love
And what i know about it
My answer would be
It’s everything about Allah
The pure love, to our souls
The creator of you and me,the heaven and whole universe
The one that made us whole and free
The guardian of HIS true believers
So when the time is hard
There’s no way to turn
As HE promise HE will always be there
To bless us with HIS love and HIS mercy
Coz, as HE promise HE will always be there
HE’s always watching us, guiding us....."

Saya baru dapatkan Album Thank You Allah - Maher Zain
tertarik dengan lirik lagu Always be There ni...
DIA lah cinta yang sebenarnya cinta... tapi 
kita jarang menyedarinya...
tak semua orang mampu untuk merasai nikmat cinta bersama-NYA
alangkah indahnya andai kita dapat merasai perasaan itu....


Tuesday, November 23, 2010

Mencintai Dalam Diam ~

Kawan..
Jika kamu belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ... Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ... Dengan begitu kau telah memuliakan dia, karena kamu tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang dan tak mau merusak kesucian serta penjagaan hatinya..

Dengan diammu…
Itu dapat memuliakan kesucian diri dan hatimu juga.. Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..

Dengan diammu….
Itu dapat menunjukkan bukti kesetiaanmu padanya .. Karena mungkin saja orang yang kau cintai adalah juga orang yang telah Allah SWT pilihkan untukmu ...

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah ra dan Ali ra ? Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ... Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah dalam sebuah pernikahan ....

Kawan…..
Dalam diammu tersimpan sebuah kekuatan ... Kekuatan sebuah harapan ... Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi kenyataan… Hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata dan bukan angan semata... Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya?????

Kawan…
Jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata…. Biarkan ia tetap dalam diam ... Jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang lebih tepat untuk mengarungi hidup bersama... Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri biarkan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hati...

Karena yakinlah…. Allah kan memberikan ganti yang lebih baik lagi atau mewujudkan mimpimu di kemudian hari.. Bersabarlah dalam diammu… Karena tulang rusuk takkan tertukar apalagi nyasar…

..:;Sumber dari sini::..

Sunday, November 14, 2010

USAH RISAU JIKA DIRI BELUM B'PUNYA..mungkin Allah ingin bagi ketenangan dulu buat anda untuk terus melangkah menggapai cita.

Resah.Gelisah.Seraut wajah termenung jauh."Orang lain semua dah kahwin,tinggal aku sorang saja".Sekeping hati bermonolog.Monolog itu disusuli tujahan prasangka."Aku x cantik ke?" "Aku kurang bergaya ke?" "Ataupun pasal gaji aku tak seberapa?" "Aku tak pandai meng'ayat' agaknya".

Mungkin begitulah kerisauan yang memberat di minda muda mudi yang belum berpunya.Rasa rendah diru,stress dan gejolak rasa ingin memiliki membuatkan mereka berusaha memenangi hati dan memiliki seseorang tanpa mengenal batas halal dan haram.Yang penting,dapat.

Pilu hati ini melihat remaja yang merana kerana cinta.Pilu kerana walaupun mereka sudah merasai peritnya penangan cinta dusta,mereka masih tak mampu mengarah diri mencari cinta hakiki.Tidak serik-serik lagi.Diri diperhamba menagih cinta sementara hingga berkonflik dengan Pencipta cinta.Semua batasan-Nya diredah segala.Tak kenal dosa pahala.

Oh,remaja!

Cinta sebelum kahwin itu hanya menjerumus ke lembah dosa dan zina.Jika mampu bertahan ke jinjang pelamin sekalipun,percayalah bahawa rumah tangga itu takkan berkat.Apa tidaknya,asasnya dibina daripada dosa dan maksiat.

Mana mungkin dapat menegakkan tiang taqwa yang utuh kecuali dinaik taraf dengan taubat.Rumah tangga akan menjadi tawar dan hambar.Semuanya dah dirasa dan terbiasa,nak rasa nikmatnya apa lagi?Anak-anak menjadi mangsa.Terimalah ia sebagai hukuman di dunia.Amat pedih.Namun,terlalu sedikit berbanding pedihnya hukuman abadi di negeri sana.

Kuhembus nasihat ini kepadamu hai remaja tanda sayangku tak terhingga.Bagi para gadis yang belum berpunya,andalah pilihan-pilihan Allah untuk masih mekar terpelihara sehingga tiba pula giliran anda mendapat seruan,yakinlah.

Jangan risau jika masih belum berpunya kerana mungkin Allah ingin bagi ketenangan dulu buat anda untuk terus melangkah menggapai cita-cita.Usah peningkan kepala.Dia menguji anda sedikit masa lagi.

Begitu juga buat pemuda yang belum berpunya," first thing first".Utamakan yang lebih penting daripada apa yang penting.Kenali prioriti anda sekarang.Jika memang dah sampai saat nak memiliki,tabahlah dan teruskan berusaha.Ingat,pastikan waktu nak berusaha tu anda memang dah betul-betul mampu dan bersedia.

Memiliki seorang isteri solehah ibarat memiliki dunia dan seisinya.Sudah tentu jalan untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa amat berliku dan banyak cabaran.Jangan putus asa.Rasa mulialah dengan usaha yang dicurahkan walaupun pinangan pernah ditolak.Usah rasa malu dan terhina kerana Allah menilai setiap usaha selagi berjalan di landasan-Nya.Teruskan berusaha!

Ingat,usaha yang Allah  redha sahaja.Bagaimana?Dengan sms siang malam?Atau bergayut di telefon memanjang?Atau ajak keluar,belanja makan?Begitukah?

Berusahalah menyediakan diri dan pikatlah ibu bapanya terlebih dahulu,itu tips memikat wanita solehah dan beriman.Seabik-baiknya gunakan orang perantaraan untuk lebih menjaga warak dan iman.

Seringkali,seseorang mencari kekasih ibarat dia mendaki gunung yang tinggi.Pepohon berduri sanggup diredah,curam dan jurang sabar ditempuh.Namun,apabila dia memilikinya,didapati insan yang dikejar itu dedaunan kering cuma.Begitulah perumpamaan sia-sianya usaha yang tak disalur dengan suluhan petunjuk al-Quran dan Sunnah.

Beringatlah,urusan jodoh tak ke mana.Sudah sedia tercatat seungkap nama di Loh Mahfuz untuk kita.Ianya urusan yang pasti.Apa yang tak pasti,sama ada kita mendapatkannya cara mulia atau sebaliknya.Wallahu'alam.

Friday, November 12, 2010

AZAB WANITA!

Azab Bagi Wanita
(tlg ingatkan kpd semua kaum  perempuan yg anda kenal)

Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat
Renungan    
khususnya untuk para wanita dan diriku sendiri.....
                                                                    
Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat        
Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah.

Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw menangis. Beliau menjawab,

"Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.  

Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.  "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.  

Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat  ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di  bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.  

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar,          
beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang
rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"kata Nabi saw.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka
disiksa seperti itu?                                                                                                 

*Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang  tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.  

*Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat tidurnya.  

*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan  yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.                                                                                                 

*Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia  berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

*Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang  yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya       kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.                                                                 

*Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.                                                                                               

*Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya  seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan  yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.                                                                                     
Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.                                                                         
      

Share info ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim.  

Salam Ukhuwah..~                           


Sunday, November 7, 2010

Menanti Di Barzakh - Insafi Diri sebelum kita menanti....

Assalamualaikum....
Kubur Setiap Hari Menyeru Manusia sebanyak 5 kali
  1. Aku rumah yang terpencil, maka kamu akan senang dengan selalu membaca Al-Quran.
  2. Aku rumah yang gelap,maka terangilah aku dengan selalu solat malam.
  3. Aku rumah yang penuh dengan tanah dan debu,maka bawalah amal yang soleh untuk di jadikan hamparan.
  4. Aku rumah ular berbisa, maka bawalah amalan Bismillah sebagai penawar.
  5. Aku rumah pertanyaan Munkar dan Nakir, maka banyakkanlah bacaan "La ilahaillallah, Muhammadar Rasulullah" supaya kamu dapat jawapan kepadanya.

Mengingati kematian tidak bermakna kita sudah berputus asa untuk hidup,
tetapi kita sedang berusaha untuk jadi insan yang berjaya di destinasi abadi kelak....

Far East Menanti Di Barzakh


 


Tuesday, November 2, 2010

Ku amat Merinduimu....wahai kekasih Allah~

Assalamualaikum....
Entah kenapa malam ni mudah saja air mata mengalir apabila terdengar lagu Permergianmu dari Inteam....
Ya Allah....baruku sedari betapa rindunya diriku pada Rasul Mu....

"Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya.


“Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.”

Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

“Ummatii, ummatii, ummatiii?” – “Umatku, umatku, umatku”

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.
Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi
Betapa cintanya Rasulullah kepada kita…"

 .....bait-bait lirik yang menusuk jiwa, menginsafkan diri betapa sayangnya Rasul pada kita..umatnya.... sehingga di saat akhir hayatnya masih menyebut masih menyebut tentang umatnya....

Related Posts with Thumbnails

My Entry Tags...

Tazkirah (39) Mine (25) Info (8) My Song (8) Cinta (6) Lawak (3) hobi (3) Masak (2) Movie Review (2)